PAREPARE – Aktivitas lalu lintas di depan kampus Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR), Jalan Jenderal Ahmad Yani, menjadi perhatian saat puluhan mahasiswa menyampaikan aspirasi pada Rabu (28/10/2026). Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan, S.I.K., M.H., M.I.K. turun langsung bersama Kabag Ops Kompol Slamet Paryanto, S.Pd., M.Si. untuk membantu mengatur kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi aksi.
Langkah tersebut dilakukan agar penyampaian pendapat di muka umum tidak menghambat mobilitas masyarakat yang melintas. Kehadiran pimpinan kepolisian di lapangan juga menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara hak mahasiswa menyuarakan aspirasi dan hak pengguna jalan untuk beraktivitas dengan aman.
Di tengah konsentrasi massa di depan kampus, pengaturan arus kendaraan menjadi hal penting untuk mengurangi potensi kepadatan dan menjaga keselamatan pengendara maupun peserta aksi. Petugas turut mengawasi situasi di sekitar lokasi agar pergerakan kendaraan dan aktivitas mahasiswa dapat berlangsung tanpa saling mengganggu.
Aksi tersebut diikuti sekitar 50 mahasiswa UMPAR. Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan, antara lain penanganan kebakaran hutan dan lahan, penegakan hukum terhadap korporasi yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan, reformasi kebijakan ekonomi, pemberantasan korupsi, serta penolakan terhadap penyempitan ruang sipil.
Mahasiswa juga menyoroti persoalan biaya pendidikan dan mendorong kebijakan pendidikan yang lebih berpihak pada kepentingan masyarakat. Aspirasi disampaikan di depan kampus UMPAR dan kawasan Monumen Cinta Habibie-Ainun di Lapangan Andi Makkasau.
Untuk mengawal penyampaian aspirasi tersebut, Polres Parepare mengerahkan 149 personel. Pengamanan tidak hanya diarahkan pada kelancaran aksi, tetapi juga memperhatikan situasi di sekitar lokasi, termasuk keselamatan masyarakat dan pengguna jalan.
Kapolres Parepare mengapresiasi mahasiswa yang menyampaikan aspirasi secara damai dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum dan keselamatan bersama. Sikap saling menghormati dinilai penting agar penyampaian pendapat tetap berjalan seiring dengan aktivitas masyarakat.
Kehadiran Kapolres bersama Kabag Ops di tengah situasi tersebut memperlihatkan perhatian terhadap aspek lalu lintas selama berlangsungnya aksi. Kelancaran jalan tetap menjadi bagian penting dari pengamanan, mengingat ruang publik digunakan bersama oleh peserta demonstrasi, pengendara, dan masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari-hari. (*)