Peran Pesantren dalam Membangun Kepedulian Sosial, Bhabinkamtibmas Lemoe Hadir di Parepare

oleh -27 views

PAREPARE — Hubungan antara kepolisian dan masyarakat tidak cukup dibangun melalui penanganan persoalan keamanan. Komunikasi yang terbuka, kedekatan sosial, serta keterlibatan dalam kehidupan warga juga menjadi bagian penting untuk menjaga lingkungan tetap aman dan harmonis.

Pendekatan tersebut terlihat saat Bhabinkamtibmas Kelurahan Lemoe, Aiptu Daris, menghadiri wisuda dan peringatan milad pertama Pondok Pesantren Hidayatul Irsyad Parepare, Sabtu (24/10/2026). Acara berlangsung di pesantren yang berlokasi di Jalan MP Remmang, RW 03, Padaelo, Kota Parepare.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di lingkungan pendidikan keagamaan itu menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara kepolisian, pengelola pesantren, dan masyarakat. Interaksi semacam ini juga membuka kesempatan bagi warga untuk menyampaikan informasi maupun persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

Lebih dari tempat menimba ilmu agama, pesantren memiliki peran dalam menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut relevan dengan upaya membangun kehidupan sosial yang tertib dan saling menghormati.

Di sisi lain, keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada kehadiran polisi. Keterlibatan keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat turut menentukan kemampuan warga dalam mencegah persoalan berkembang menjadi konflik.

Melalui kegiatan sambang dan dialog, Bhabinkamtibmas dapat mengenali kondisi lingkungan sekaligus membangun komunikasi dengan warga. Hubungan yang terpelihara memungkinkan masyarakat lebih leluasa menyampaikan masukan dan informasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menjaga kamtibmas tidak selalu membutuhkan langkah besar. Komunikasi antarwarga, kepedulian terhadap kondisi sekitar, serta kesediaan menyelesaikan persoalan melalui dialog merupakan langkah sederhana yang dapat memperkuat keharmonisan.

Dalam konteks itu, lingkungan pesantren dapat menjadi salah satu mitra sosial untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya toleransi, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Keamanan lingkungan membutuhkan partisipasi bersama, bukan hanya mengandalkan kehadiran aparat.”

Prinsip tersebut menjadi pengingat bahwa hubungan polisi dan masyarakat perlu dijaga secara berkelanjutan, bukan hanya ketika kegiatan seremonial berlangsung.

Peringatan milad pertama Pondok Pesantren Hidayatul Irsyad Parepare pun menjadi salah satu kesempatan untuk memperkuat silaturahmi. Tantangan berikutnya adalah memastikan komunikasi yang terbangun tetap berjalan dalam kehidupan sehari-hari sehingga persoalan warga dapat dibicarakan dan ditangani sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *