Parepare — Antrean BBM SPBU Parepare di kawasan Jalan Karaeng Burane menjadi perhatian personel Satuan Lalu Lintas Polres Parepare pada Senin (28/9/2026) pagi. Kepadatan kendaraan di sekitar SPBU Puang Late berpotensi memengaruhi kelancaran arus lalu lintas sehingga petugas turun langsung melakukan pengaturan.
Situasi tersebut terpantau sekitar pukul 09.10 WITA. Sejumlah kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) mengantre di area SPBU. Petugas kemudian mengarahkan kendaraan agar tersusun lebih rapi sehingga antrean tidak mengambil ruang jalan secara berlebihan.
Pengaturan dilakukan untuk menjaga agar aktivitas pengisian BBM tidak mengganggu kendaraan lain yang melintas di Jalan Karaeng Burane. Personel di lapangan menyesuaikan pola pengaturan dengan kondisi kepadatan yang terjadi saat itu.
Kasat Lantas Polres Parepare AKP Dr. Rusdi Yunus mengatakan keteraturan posisi kendaraan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan pengendara ketika mengantre BBM.
“Kami mengimbau masyarakat agar kendaraan disusun dengan rapi sehingga tidak mengganggu pengguna jalan yang lain,” kata Rusdi.
Kehadiran personel Satlantas tidak hanya untuk mengarahkan kendaraan. Petugas juga memantau perkembangan arus lalu lintas di sekitar SPBU Puang Late untuk melihat apakah antrean mulai memengaruhi pergerakan kendaraan dari kedua arah.
Pengendara diminta mengikuti arahan petugas dan tetap memperhatikan aturan lalu lintas selama berada di kawasan SPBU. Dengan demikian, kendaraan yang menunggu giliran dapat tetap berada pada posisi yang tidak menghambat pengguna jalan lainnya.
Situasi antrean dapat berubah seiring bertambahnya kendaraan yang datang untuk mengisi BBM. Karena itu, pengaturan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas pada saat tertentu.
Apabila ditemukan pelanggaran atau kendaraan yang ditempatkan tidak pada posisi semestinya hingga mengganggu arus, petugas dapat memberikan teguran maupun melakukan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Antrean kendaraan di SPBU pada dasarnya merupakan bagian dari aktivitas lalu lintas yang berlangsung sehari-hari. Namun, ketika jumlah kendaraan meningkat dan antrean melebar hingga menggunakan badan jalan, kondisi tersebut dapat memengaruhi kelancaran arus lalu lintas.
Karena itu, pengendara yang hendak mengisi BBM di SPBU Puang Late diharapkan menjaga jarak serta menempatkan kendaraan sesuai arahan petugas. Langkah sederhana tersebut dapat membantu menjaga antrean tetap terkendali.
Di sisi lain, pengguna jalan yang melintas di sekitar Jalan Karaeng Burane juga perlu memperhatikan kondisi lalu lintas ketika mendekati kawasan SPBU. Pengurangan kecepatan dan kepatuhan terhadap arahan petugas dapat membantu mencegah terjadinya hambatan tambahan.
Rusdi menegaskan pengaturan lalu lintas akan mengikuti perkembangan kondisi di lapangan. Petugas akan memantau kepadatan kendaraan dan melakukan pengaturan apabila antrean mulai berdampak terhadap arus lalu lintas.
Pemantauan secara langsung juga memungkinkan personel mengetahui perubahan situasi dengan lebih cepat. Informasi mengenai kondisi lalu lintas kemudian dapat dikoordinasikan melalui sistem komunikasi internal untuk menentukan kebutuhan pengaturan selanjutnya.
Kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU tidak hanya bergantung pada keberadaan petugas. Perilaku pengendara saat menunggu giliran juga memiliki peran penting dalam menjaga antrean tetap tertata.
Menempatkan kendaraan secara rapi, tidak menyerobot antrean, menjaga jarak, serta mengikuti arahan petugas menjadi langkah sederhana yang dapat mencegah kepadatan meluas ke badan jalan.
Dengan pengaturan yang menyesuaikan kondisi lapangan dan dukungan dari pengendara, aktivitas pengisian BBM di SPBU Puang Late diharapkan tetap berlangsung tanpa menghambat mobilitas masyarakat di Jalan Karaeng Burane.
Pengaturan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Satlantas Polres Parepare menjaga arus kendaraan tetap bergerak ketika terjadi peningkatan antrean di kawasan SPBU.
(MS)








