Satbinmas Polres Parepare Libatkan Pelajar dalam Pencegahan Narkoba

oleh -7 views

Parepare — Pencegahan narkoba di kalangan pelajar tidak cukup hanya mengandalkan penindakan. Kesadaran siswa, pengaruh lingkungan pertemanan, serta dukungan sekolah dan keluarga menjadi bagian penting untuk membentengi generasi muda dari penyalahgunaan narkotika.

Pendekatan itu didorong Satbinmas Polres Parepare saat memberikan edukasi antinarkoba kepada siswa UPT SMK Bahari Parepare, Kamis (22/10/2026). Dalam penyuluhan tersebut, pelajar diajak tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga mengambil peran dalam mencegah penyalahgunaannya di lingkungan sekolah.

Penyuluhan yang berlangsung di sekolah di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, itu dipimpin KBO Satbinmas Polres Parepare Ipda Ramla Do Taher bersama personel Satbinmas.

Salah satu fokusnya ialah mendorong siswa menjadi pelopor antinarkoba. Melalui peran tersebut, pelajar diharapkan mampu menyebarkan pemahaman yang benar, mengingatkan teman sebaya, dan berani menolak ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba.

Keterlibatan pelajar menjadi penting karena pencegahan perlu tumbuh dari lingkungan pergaulan sehari-hari. Meski demikian, tanggung jawab tersebut tidak boleh dibebankan kepada siswa semata. Sekolah, keluarga, masyarakat, dan aparat tetap perlu memberikan pendampingan serta ruang pelaporan yang aman.

Upaya membangun lingkungan pendidikan bersih dari narkoba atau dikenal sebagai Bersinar membutuhkan edukasi yang konsisten. Siswa perlu memahami risiko narkoba, mengenali tekanan pergaulan, serta mengetahui kepada siapa mereka dapat meminta bantuan ketika menghadapi situasi berisiko.

Karena itu, penyuluhan perlu menjadi bagian dari pencegahan berkelanjutan, bukan berhenti sebagai penyampaian materi. Dampaknya perlu terlihat dalam meningkatnya pemahaman, keberanian menolak narkoba, dan kepedulian terhadap keselamatan teman sebaya.

Pelibatan pelajar sebagai pelopor antinarkoba di SMK Bahari Parepare menjadi salah satu langkah untuk memperkuat upaya tersebut. Keberhasilannya akan bergantung pada dukungan sekolah, keluarga, masyarakat, dan kepolisian dalam menjaga lingkungan belajar tetap aman bagi generasi muda. (*)