Polres Parepare Soroti Ancaman Narkoba di Lingkungan Pergaulan Pelajar

oleh -56 views

Parepare — Bahaya narkotika di kalangan pelajar menjadi perhatian dalam penyuluhan di Kampung Tangguh Anti Narkoba, Jalan Bau Massepe, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Senin (26/10/2026).

Penyuluhan yang melibatkan jajaran Polres Parepare bersama unsur pemerintah setempat dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Makassar (UNM) itu menekankan pentingnya kesadaran diri, kewaspadaan terhadap pergaulan, serta keberanian menolak ajakan menggunakan narkoba.

Materi yang disampaikan mencakup penggolongan narkotika berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dampak penyalahgunaan terhadap kesehatan fisik dan psikologis, hingga konsekuensi hukum bagi pengguna maupun pengedar.

Pelajar juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat merusak kesehatan, pendidikan, dan masa depan mereka. Pemahaman mengenai modus peredaran narkoba, termasuk yang memanfaatkan pergaulan dan media sosial, menjadi bagian penting dalam edukasi tersebut.

PS Kasat Resnarkoba Polres Parepare, IPTU Jufri, S.H., menekankan bahwa upaya pencegahan perlu dimulai dari kesadaran setiap individu. Menurutnya, pelajar harus memahami risiko narkotika sekaligus memiliki keberanian untuk menolak ajakan yang berpotensi menjerumuskan mereka.

“Pencegahan narkoba harus dimulai dari kesadaran diri. Kami ingin para pelajar memahami risikonya, berani menolak ajakan menggunakan narkoba, dan tidak takut meminta bantuan kepada orang tua, guru, atau kepolisian ketika menghadapi persoalan yang berkaitan dengan narkotika,” ujar IPTU Jufri, S.H.

Pesan tersebut menempatkan pelajar bukan sekadar sebagai penerima informasi, melainkan sebagai pihak yang perlu memiliki kemampuan mengambil keputusan ketika menghadapi tekanan lingkungan. Dukungan orang tua, guru, dan masyarakat juga dibutuhkan agar anak-anak mempunyai ruang aman untuk bercerita serta meminta pertolongan.

Selain memahami dampak narkotika, pelajar didorong untuk lebih berhati-hati dalam berinteraksi, termasuk saat menerima tawaran atau pesan mencurigakan melalui media sosial. Mereka diimbau tidak mencoba zat terlarang karena rasa ingin tahu atau tekanan teman sebaya.

IPTU Jufri juga mengingatkan bahwa menolak narkoba merupakan langkah penting untuk melindungi diri sendiri. Keberanian tersebut, menurutnya, tetap diperlukan meskipun ajakan datang dari orang yang dikenal dekat.

“Berani menolak narkoba adalah bentuk keberanian menjaga diri dan masa depan. Jangan takut mengatakan tidak, sekalipun ajakan itu datang dari teman sendiri,” tegas IPTU Jufri.

Pesan itu sejalan dengan pentingnya membangun lingkungan pergaulan yang sehat. Pelajar perlu mengetahui bahwa meminta bantuan kepada orang dewasa yang dipercaya bukanlah tindakan yang memalukan, terutama ketika menghadapi tekanan atau menemukan indikasi peredaran narkoba di sekitarnya.

Penyuluhan tersebut turut membahas konsekuensi hukum yang dapat timbul dari penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Pemahaman hukum diharapkan membantu peserta mengenali risiko sekaligus memahami pentingnya menjauhi zat terlarang.

Upaya pencegahan juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Keluarga berperan membangun komunikasi dengan anak, sekolah dapat memperkuat edukasi dan pengawasan, sedangkan masyarakat perlu menciptakan lingkungan yang tidak memberi ruang bagi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

Dalam penyuluhan tersebut hadir Lurah Mallusetasi A. Muhkis, Kasat Binmas Polres Parepare AKP Muh. Anwar, KBO Satresnarkoba IPTU Hamka, S.E., AIPDA Nasir Cundu, Babinsa Serka Muh. Ali, personel Satresnarkoba Polres Parepare, serta mahasiswa KKN UNM.

Melalui edukasi di Kampung Tangguh Anti Narkoba, pemahaman tentang bahaya narkotika diharapkan semakin kuat, khususnya di kalangan generasi muda. Kesadaran untuk menolak narkoba, berani mencari pertolongan, dan melaporkan informasi yang mencurigakan menjadi langkah penting untuk melindungi pelajar dari ancaman penyalahgunaan narkotika. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *