Polres Parepare Ajak Pelajar Berani Tolak Narkoba dan Pengaruh Pergaulan Negatif

oleh -26 views

Parepare — Pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar tidak cukup mengandalkan penindakan hukum. Edukasi sejak dini diperlukan agar remaja mampu mengenali risiko, menolak ajakan berbahaya, dan menjaga masa depan mereka.

Upaya itu dilakukan Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Parepare melalui program Go To School. Kali ini, penyuluhan menyasar siswa UPT SMK DDI Ujung Baru di Jalan Andi Sinta, Kecamatan Soreang, Parepare, Rabu (21/10/2026).

Dalam penyuluhan tersebut, personel kepolisian menjelaskan dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, kehidupan sosial, dan masa depan pelajar. Siswa juga mendapat pemahaman mengenai konsekuensi hukum yang dapat timbul akibat penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Kasat Binmas Polres Parepare AKP Anwar mengatakan, pelajar perlu mendapat pemahaman sejak dini agar tidak mudah terpengaruh lingkungan pergaulan yang berisiko.

“Kami datang langsung ke sekolah-sekolah melalui program Go To School untuk memberikan pemahaman sejak dini. Jangan sampai anak-anak kita mencoba-coba narkoba. Sekali mencoba, masa depan hancur. Kami harap siswa SMK DDI Ujung Baru bisa menjadi pelopor antinarkoba,” ujarnya.

Menurut dia, sekolah menjadi salah satu ruang strategis untuk menanamkan kesadaran tentang pentingnya menjaga diri dan memilih pergaulan yang positif.

Namun, edukasi tidak semestinya berhenti setelah penyuluhan selesai. Pesan antinarkoba perlu diperkuat melalui komunikasi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan pertemanan agar pelajar mendapat dukungan ketika menghadapi tekanan sosial.

Pihak UPT SMK DDI Ujung Baru menyambut baik penyuluhan tersebut. Edukasi semacam ini diharapkan menambah pengetahuan siswa sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman dan sehat.

Pencegahan narkoba membutuhkan peran bersama, bukan hanya kepolisian. Orang tua perlu membangun komunikasi terbuka dengan anak, sementara sekolah dapat memperkuat edukasi dan memberikan pendampingan kepada siswa.

Di sisi lain, pelajar juga perlu memahami bahwa keberanian menolak narkoba merupakan bagian dari upaya melindungi diri dan teman sebaya. Dengan edukasi yang konsisten dan dukungan lingkungan, generasi muda diharapkan mampu mengambil keputusan yang lebih bijak serta menjauhi penyalahgunaan narkotika. (*)