Polisi dan TNI Sisir Lapadde Parepare, Sejumlah Titik Rawan Jadi Perhatian

oleh -10 views

PAREPARE — Patroli gabungan TNI-Polri bersama pemerintah kelurahan menyasar Jalan Bukit Madani hingga Perumahan BTR Residence 2 di Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memetakan titik rawan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.

Sejumlah lokasi menjadi perhatian petugas menyusul informasi mengenai dugaan aktivitas konsumsi minuman keras oleh remaja dan potensi pencurian. Namun, informasi tersebut menjadi dasar pemantauan dan tidak serta-merta membuktikan telah terjadi tindak pidana di lokasi yang disisir.

Patroli melibatkan personel Polsek Ujung, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur Pemerintah Kelurahan Lapadde. Tim menyisir sejumlah titik berdasarkan informasi mengenai kondisi keamanan di wilayah tersebut.

Di Jalan Bukit Madani, petugas memantau kawasan yang dilaporkan kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja dan diduga digunakan untuk mengonsumsi minuman keras. Selanjutnya, personel bergerak menuju Perumahan BTR Residence 2 untuk memeriksa situasi di lingkungan yang disebut rawan pencurian.

Kegiatan tersebut dipimpin Kanit Sabhara Polsek Ujung, Iptu Matius Sampe Rombe. Sebelum melakukan penyisiran, personel berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan guna memperoleh informasi mengenai lokasi yang membutuhkan perhatian.

Kapolsek Ujung AKP Sukri Abdullah mengatakan, patroli gabungan menjadi salah satu upaya untuk memperkuat koordinasi antarpihak dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Patroli bersama ini menjadi upaya untuk memetakan titik rawan dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kelurahan. Informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan agar penanganan persoalan keamanan bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan pemerintah kelurahan membantu aparat memperoleh gambaran mengenai persoalan yang dihadapi warga. Dengan pertukaran informasi tersebut, pemantauan dapat diarahkan ke lokasi yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Patroli ini juga menyasar berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari konsumsi dan peredaran minuman keras, kepemilikan senjata tajam maupun senjata api secara ilegal, balapan liar, pembegalan, hingga kejahatan jalanan lainnya.

Selain memantau kondisi lapangan, personel gabungan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada kepolisian.

Keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada patroli aparat, tetapi juga pada kepedulian warga dalam mengenali dan melaporkan potensi gangguan secara tepat. Informasi yang akurat dapat membantu petugas menentukan langkah penanganan sesuai kondisi di lapangan.

Meski demikian, patroli perlu berjalan beriringan dengan komunikasi yang berkelanjutan antara aparat dan masyarakat. Pemantauan rutin, tindak lanjut atas laporan warga, serta koordinasi lintas unsur menjadi bagian penting agar upaya pencegahan tidak berhenti pada penyisiran sesaat.

Kolaborasi TNI-Polri dan pemerintah Kelurahan Lapadde diharapkan memperkuat pertukaran informasi mengenai kondisi keamanan di wilayah tersebut. Dengan begitu, titik yang membutuhkan perhatian dapat dipetakan dan ditindaklanjuti secara lebih terarah.

Bagi masyarakat Lapadde, upaya menjaga keamanan lingkungan membutuhkan kerja bersama: aparat melakukan pemantauan, pemerintah setempat memperkuat koordinasi, dan warga berperan aktif menyampaikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. (*)