Pengamanan Gereja Toraja Sion Parepare, Begini Cara Polisi Jaga Ibadah Ratusan Jemaat

oleh -24 views

PAREPARE – Sejak pagi, personel Polsek Soreang sudah berdiri di sekitar Gereja Toraja Jemaat Sion, Jalan Industri Kecil, Bukit Indah, Sabtu (17/10/2026).

Pagi itu gereja sedang menggelar ibadah penting. Sekitar 250 jemaat hadir untuk mengikuti penguraian Pdt. Adolfina Leppe Mombala, M.Th. dan peneguhan Pdt. Norista Tappo, S.Th.

Di dalam gereja prosesi berlangsung khidmat, di luar, polisi memastikan semua berjalan tanpa gangguan.

Kapolsek Soreang AKP Amir Usman memimpin langsung pengamanan. Total 14 personel disiagakan. Mereka tidak membuat barikade atau penjagaan yang berlebihan. Polanya sederhana, hadir, terlihat, dan memastikan jemaat merasa aman saat beribadah.

“Kami tempatkan personel di titik-titik yang memang perlu dijaga. Tujuannya supaya jemaat bisa fokus ibadah, tidak khawatir soal keamanan di luar,” kata Amir.

Pengamanan rumah ibadah memang menjadi salah satu perhatian Polsek Soreang. Apalagi ketika jemaat yang datang ratusan orang seperti hari itu. Parkiran penuh, kendaraan keluar masuk, dan aktivitas warga di sekitar jalan tetap berjalan.

Petugas mengatur kendaraan jemaat agar tidak menumpuk di depan gereja, menjaga akses jalan tetap terbuka, dan memantau lingkungan sekitar selama ibadah berlangsung lebih dari empat jam.

Di dalam, ibadah berjalan dengan rangkaian yang panjang, mulai dari prosesi masuk pelayan, votum, pemberitaan firman, hingga momen inti yakni penguraian dan peneguhan yang diiringi Mazmur 134 ayat 3.

Bagi Polsek, tugasnya bukan menilai jalannya ibadah, melainkan memastikan ruang itu tetap aman untuk siapa saja yang ingin menjalankan keyakinannya.

“Kami ingin semua warga Soreang bisa beribadah dengan tenang. Mau di masjid, mau di gereja, prinsipnya sama, harus aman,” ujar Amir.

Jemaat mulai keluar dari gereja pukul 1 siang. Beberapa masih bertahan untuk bersalaman dengan kedua pendeta. Di luar, personel masih berjaga hingga jemaat terakhir pulang dan arus di Jalan Industri Kecil kembali normal. (*)