Dari Masjid Mujahid Baiturrahim, Kapolres Parepare Dengarkan Warga Lewat Jumat Keliling

oleh -32 views

Parepare — Ancaman terhadap anak tidak lagi hanya datang dari pergaulan di luar rumah. Melalui ponsel dan akses internet, narkoba, judi online, hingga penipuan digital menjadi persoalan yang menuntut perhatian keluarga dan lingkungan.

Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua saat berbincang dengan warga di Masjid Mujahid Baiturrahim, Jalan Muhammad Kurdi, Kelurahan Ujung Baru, Kecamatan Soreang, Jumat (16/10/2026).

“Anak-anak kita sekarang ancamannya bukan hanya di jalan. Ada narkoba, ada miras, ada balap liar. Bahkan dari dalam kamar, ada judi online dan penipuan digital. Ini harus kita jaga bersama,” kata Phunky.

Peringatan tersebut menyoroti perubahan lingkungan yang dihadapi anak dan remaja. Jika sebelumnya perhatian orang tua banyak tertuju pada pergaulan di luar rumah, kini aktivitas digital juga membutuhkan pendampingan.

Pengawasan bukan sekadar membatasi penggunaan ponsel. Orang tua perlu membangun komunikasi terbuka, memahami aktivitas anak di internet, serta memperhatikan perubahan perilaku yang patut dicermati.

Pendekatan yang dialogis juga penting agar anak tidak takut bercerita ketika menemukan konten berbahaya, mengalami tekanan dari teman sebaya, atau menghadapi dugaan penipuan di ruang digital.

Dalam pertemuan setelah salat Jumat itu, Phunky mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga ikut menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, komunikasi langsung dapat membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.

“Kami ingin hadir seperti warga biasa. Shalat bersama, duduk bersama, dengar langsung apa yang dirasakan warga Soreang,” ujarnya.

Meski demikian, pencegahan membutuhkan tindak lanjut yang konsisten. Keluarga berperan dalam pendampingan sehari-hari, masyarakat dapat menyampaikan informasi melalui jalur yang tepat, sedangkan aparat bertugas menindaklanjuti laporan sesuai kewenangannya.

Warga juga perlu menghindari penyebaran tuduhan yang belum terverifikasi atau tindakan sendiri yang berpotensi memicu konflik.

Phunky mengingatkan warga agar tidak ragu mencari bantuan ketika menghadapi persoalan keamanan. Masyarakat dapat menghubungi Bhabinkamtibmas setempat, mendatangi Polsek terdekat, atau menggunakan layanan kepolisian melalui nomor 110.

“Kalau butuh polisi, jangan ragu. Hubungi Bhabinkamtibmas di kelurahan, datang ke Polsek terdekat, atau telepon 110 bebas pulsa. Kami akan datang. Kami ingin pelayanan itu dirasakan mudah oleh warga,” tuturnya.

Pertemuan di Masjid Mujahid Baiturrahim berakhir sekitar pukul 13.10 WITA. Namun, tantangan melindungi anak tidak selesai bersama berakhirnya pertemuan tersebut.

Pencegahan narkoba dan judi online membutuhkan keterlibatan berkelanjutan. Orang tua perlu hadir dalam kehidupan anak, masyarakat harus peduli terhadap lingkungannya, dan warga perlu mengetahui saluran bantuan ketika menemukan dugaan tindak pidana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *