Dari Masjid ke Lingkungan Warga, Kapolres Parepare Bangun Semangat Polisi Bersama Masyarakat

oleh -6 views

Parepare — Kedekatan polisi dengan masyarakat menjadi salah satu kunci membangun keamanan yang berkelanjutan. Semangat Polisi Bersama Masyarakat dalam Program Quick Wins Kapolri menuntut kehadiran aparat tidak hanya saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga ketika warga membutuhkan ruang untuk menyampaikan persoalan.

Pendekatan tersebut terlihat dalam Jumat Keliling (Jumling) Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan di Masjid Mujahid Baiturrahim, Jalan Muhammad Kurdi, Kelurahan Ujung Baru, Kecamatan Soreang, Jumat (16/10/2026).

Usai salat Jumat berjamaah, Phunky berbincang dengan jamaah dan tokoh masyarakat. Percakapan itu membahas keamanan lingkungan, ancaman terhadap generasi muda, hingga kemudahan warga mengakses pelayanan kepolisian.

“Program Quick Wins Kapolri itu intinya sederhana, menghilangkan sekat. Polisi harus hadir di kegiatan keagamaan, di tengah masyarakat, dengan cara yang humanis. Tidak ada jarak antara kami dengan warga,” ujar Phunky.

Semangat Polisi Bersama Masyarakat menempatkan warga sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan, bukan sekadar penerima layanan kepolisian. Melalui komunikasi langsung, aparat dapat mendengar persoalan yang berkembang di lingkungan sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi.

Namun, kedekatan tidak cukup dibangun melalui pertemuan tatap muka. Kepercayaan publik juga ditentukan oleh kemampuan polisi menindaklanjuti laporan, merespons keluhan, dan memberikan pelayanan yang jelas.

Dalam dialog tersebut, Phunky menyoroti ancaman yang dapat merusak masa depan anak dan remaja, mulai dari narkoba, minuman keras, dan balap liar hingga judi online serta penipuan digital.

“Mari kita bentengi anak-anak kita. Jangan sampai masa depan mereka rusak karena kita abai,” katanya.

Pesan itu menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan membutuhkan keterlibatan keluarga dan lingkungan. Orang tua perlu mendampingi pergaulan anak sekaligus memperhatikan aktivitas digital mereka, sedangkan masyarakat dapat membantu dengan melaporkan dugaan tindak pidana melalui jalur yang tepat.

Semangat Polisi Bersama Masyarakat juga berkaitan dengan kemudahan memperoleh bantuan ketika warga menghadapi persoalan keamanan. Phunky mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan kepolisian melalui Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat, atau nomor darurat 110.

“Kami sudah siapkan Call Center 110 bebas pulsa 24 jam. Hubungi Bhabinkamtibmas, hubungi Polsek. Jangan ragu. Itu adalah wujud pelayanan kami,” ujarnya.

Kemudahan menghubungi polisi perlu diimbangi respons yang cepat dan tindak lanjut yang dapat dirasakan warga. Dengan begitu, pelayanan tidak berhenti pada penyediaan saluran pengaduan, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Jumat Keliling di Masjid Mujahid Baiturrahim menjadi salah satu ruang untuk mendekatkan polisi dengan warga. Tantangan berikutnya adalah menjaga agar komunikasi tersebut berlanjut dalam pelayanan sehari-hari.

Sebab, semangat Polisi Bersama Masyarakat tidak cukup menjadi slogan program. Ukurannya terletak pada kepercayaan warga, keterbukaan komunikasi, dan konsistensi aparat dalam menangani persoalan keamanan. (*)