Ada Rombongan Jenazah di Jalan, Satlantas Parepare Siapkan Pengawalan

oleh -13 views

PAREPARE – Rombongan pengantar jenazah kerap menghadapi situasi berbeda ketika harus melintas di jalan umum. Jumlah kendaraan yang cukup banyak dan keinginan untuk tiba bersama di lokasi pemakaman dapat membuat arus lalu lintas ikut terdampak.

Kondisi itulah yang menjadi perhatian Satlantas Polres Parepare ketika mengawal perjalanan jenazah Ibu Cahaya dari kediamannya menuju pemakaman keluarga di kawasan Lapadde, Kecamatan Ujung, Parepare, Minggu (4/10/2026).

Pengawalan bukan semata untuk membuka jalan bagi rombongan. Kehadiran polisi juga diperlukan agar perjalanan menuju pemakaman tidak berubah menjadi persoalan baru bagi pengguna jalan lain.

Dua personel Satlantas, Aiptu Bahar, S.H., dan Bripka Harianto, berada di jalur rombongan untuk membantu menjaga kelancaran perjalanan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan terhadap arus kendaraan.

Bagi pengguna jalan yang kebetulan berada di jalur tersebut, pengawalan menjadi penting karena arus rombongan jenazah harus tetap dapat bergerak tanpa mengambil ruang jalan secara berlebihan.

Kasat Lantas Polres Parepare AKP Dr. Rusdi Yunus, S.H., M.H., mengatakan pengawalan dilakukan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan.

“Pengawalan ini kami lakukan agar rombongan pengantar jenazah dapat berjalan dengan tertib dan aman. Pada saat yang sama, kami tetap memperhatikan pengguna jalan lainnya agar perjalanan rombongan tidak menimbulkan gangguan maupun membahayakan pengendara,” ujarnya.

Menurutnya, kepentingan rombongan pengantar jenazah dan keselamatan pengguna jalan harus berjalan beriringan. Karena itu, koordinasi dengan keluarga menjadi bagian penting sebelum rombongan bergerak menuju pemakaman.

Dalam praktiknya, polisi dapat membantu mengatur situasi lalu lintas ketika rombongan melintas. Pengguna jalan juga diharapkan mengikuti arahan petugas demi mencegah terjadinya konflik maupun risiko kecelakaan.

Pengawalan seperti ini sekaligus menjadi pengingat bahwa jalan raya merupakan ruang bersama. Rombongan yang sedang menjalankan prosesi penghormatan terakhir tetap perlu memperhatikan pengguna jalan lain.

Bagi pengendara, memberikan ruang secara wajar kepada rombongan yang mendapat pengawalan merupakan bagian dari upaya menjaga kelancaran lalu lintas. Sebaliknya, rombongan juga perlu menghindari perilaku yang membahayakan, seperti menggunakan seluruh badan jalan atau memaksa kendaraan lain menepi secara tidak aman.

Secara aturan, iring-iringan pengantar jenazah memang termasuk dalam kelompok pengguna jalan yang mendapatkan prioritas tertentu dalam kondisi yang diatur. Namun, prioritas tersebut tetap membutuhkan pengaturan agar keselamatan dan kelancaran lalu lintas dapat dijaga.

Karena itu, kehadiran Satlantas di tengah rombongan bukan sekadar membuka jalur. Ada kepentingan yang harus dijaga bersamaan: prosesi keluarga tetap berjalan, sementara masyarakat lain tetap bisa menggunakan jalan dengan aman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *