Ada Keluhan Warga saat Jumat Keliling Polsek Soreang, soal Dekker hingga Drainase

oleh -11 views

PAREPARE – Material bongkaran dekker di pertigaan dekat Masjid As Shalihin, Jalan Patukku, Kelurahan Watang Soreang, menjadi salah satu persoalan yang disampaikan warga kepada Kapolsek Soreang AKP Amir Usman. Warga menilai material tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan dan meminta penanganan segera.

Keluhan itu muncul dalam dialog bersama warga melalui program Jumat Keliling Polsek Soreang di Masjid As Shalihin, Kecamatan Soreang, Parepare, Jumat (23/10/2026). Selain persoalan dekker, warga meminta drainase di depan masjid dibersihkan untuk mengurangi risiko genangan hingga banjir.

Amir mengatakan akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menindaklanjuti kedua persoalan tersebut. Penanganan material bongkaran dan drainase juga direncanakan masuk dalam program Green Policing di Kelurahan Watang Soreang.

“Masukan masyarakat menjadi perhatian kami. Untuk persoalan material dekker dan drainase, kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangannya,” ujar Amir.

Pertemuan tersebut berlangsung setelah salat Jumat berjemaah sekitar pukul 11.50 Wita. Sekitar 80 jemaah mengikuti kegiatan yang dihadiri Amir bersama Wakapolsek, Kanit Reskrim, Kanit Propam, dan sejumlah personel Polsek Soreang.

Dalam pertemuan itu, Amir tidak hanya menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga membuka ruang dialog bagi warga untuk menyampaikan persoalan di lingkungan mereka.

Menurut Amir, komunikasi langsung diperlukan agar masyarakat lebih mudah menyampaikan informasi maupun keluhan kepada kepolisian.

“Polisi hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk pengamanan. Kami juga ingin membangun komunikasi dan kepercayaan agar masyarakat tidak ragu menyampaikan persoalan yang mereka hadapi,” katanya.

Warga yang hadir menyebut situasi keamanan di sekitar masjid relatif aman. Mereka juga mengapresiasi keberadaan nomor kontak Bhabinkamtibmas yang memudahkan komunikasi apabila membutuhkan bantuan atau ingin menyampaikan informasi kepada polisi.

Bagi warga, akses komunikasi tersebut menjadi salah satu cara untuk menyampaikan persoalan lingkungan tanpa harus menunggu masalah berkembang lebih jauh.

Selain mendengarkan aspirasi, Amir mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Ia meminta warga segera menghubungi Bhabinkamtibmas apabila mengetahui dugaan tindak kejahatan atau menemukan hal mencurigakan di sekitarnya.

Menurut dia, upaya menjaga keamanan membutuhkan kepedulian bersama. Informasi dari masyarakat dapat membantu polisi memahami persoalan di lapangan dan menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Amir juga mengingatkan warga agar mewaspadai risiko kebakaran selama musim kemarau. Kebiasaan membakar sampah sembarangan perlu dihindari karena api berpotensi merambat ke bangunan maupun benda lain di sekitarnya.

Di sisi lain, persoalan dekker dan drainase yang disampaikan warga memperlihatkan bahwa kebutuhan masyarakat tidak selalu berkaitan langsung dengan tindak kriminal. Kondisi infrastruktur dan kebersihan lingkungan juga menyangkut keselamatan serta kenyamanan warga dalam beraktivitas.

Karena itu, penanganan keluhan tersebut membutuhkan koordinasi lintas instansi, terutama apabila persoalannya berada di luar kewenangan kepolisian.

Melalui program Jumat Keliling, Polsek Soreang berupaya menjaga komunikasi dengan warga sekaligus menjaring persoalan yang membutuhkan perhatian. Tindak lanjut atas keluhan dekker dan drainase kini menjadi hal yang dinantikan masyarakat Watang Soreang. (*)